Jenis Kenduri Aceh

Nah, berikut adalah beberapa jenis kenduri yang masih dilakukan oleh masyarakat Aceh karena memiliki korelasi dengan agama Islam antara lain, yaitu:
- Khanduri Mulod (Kenduri Maulid)
Kenduri maulid dilakukan saat memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW (12 Rabiul Awal), dimana dalam pelaksanaannya acara mulod atau maulid berlangsung selama 3 bulan yang terbagi kepada; mulod awai (bulan Rabiul Awal), mulod teungoh (bulan Rabiul Akhir), dan mulod akhee ( bulan Jumadil Akhir).
Kenduri apam
Dinamakan kenduri apam karena makanan yang disajikannya adalah kue Apam (hampir mirip dengan kue serabi namun ukurannya lebih besar dan berpori). Kenduri ini dilakukan saat bulan Rajab, dan juga dilakukan pada saat upacara pemakaman atau acara penting lainnya.Kenduri Isra' Mi'raj
Kenduri Isra' Mi'raj dilakukan sebagai bentuk peringatan atas peristiwa Isra' Mi'raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW -- sebuah peristiwa perjalanan bersejarah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dari mesjidil Aqsa menuju langit tujuh Sidratul Muntaha. Biasanya dalam memperingati acara ini masyarakat Aceh juga melaksanakan acara ceramah atau dakwah saat malam harinya.Kenduri Beureuat atau Nisfu Sya'ban
Kenduri Nisfu Sya'ban dilakukan saat pertengahan bulan Sya'ban, dimana biasanya masyarakat melakukannya secara berkelompok dimeunasah (musalla- red). Kenduri Nisfu Sya'ban juga dinamakan dalam istilah Aceh kenduri Beureuat (berkat). Penamaan beureuat ini didasari oleh tujuan kenduri tersebut, disamping memperingati Isra' Mi'rajnya Nabi ya untuk mendapatkan keberkahan rezeki atau keberkahan hidup.Kenduri Sepuluh Muharram
Kenduri yang satu ini dilakukan saat hari ke sepuluh bulan masuknya bulan Muharram. Tujuannya ialah untuk memperingati hari syahidnya cucu Nabi Muhammad SAW yaitu Hasan dan Husen. Sebagaimana tercatat dalam sejarah, kedua cucu Nabi tersebut meninggal dalam keadaan "tak biasa", Hasan diracuni oleh istrinya sedangkan Husein ditipu untuk dibunuh.Kenduri Kematian
Kenduri kematian dilakukan saat ada orang meninggal dengan harapan amalan dari sedekah dalam bentuk kenduri tersebut mengalir kepada orang meninggal. Terdapat dua "model" dalam melaksanakan kenduri jenis ini. Pada beberapa daerah di Aceh, kenduri kematian dilakukan berdasarkan sedekah atau modal yang diberikan oleh tetangga yang anggotanya meninggal. Sedangkan pada beberapa daerah lainnya di Aceh, kenduri kematian dilakukan dengan modal dari keluarga yang anggotanya meninggal.
Nah, sahabat stemian itulah beberapa kenduri yang berkaitan dengan sejarah Islam di Aceh. Disamping kenduri-kenduri tersebut diatas, masih banyak juga kenduri lainnya yang sampai saat ini masih dilakukan, seperti khanduri tulak bala (tolak marabahaya), khanduri laot (kenduri laut), khanduri blang (kenduri turun sawah), dan berbagai macam kenduri lainnya. Nyanban!
