REPUBLIK KERTAS

in #sains9 years ago

image
Banyak yang meragukan hasil karya Momo bisa mengudara layaknya Hellicopter buatan Rusia atau Amerika, wajar, soalnya momo bukan seorang profesor, dia hanya tukang bengkel biasa yang mempelajari ilmu merakit Heli secara otodidak, paling-paling hanya bertanya pada youtube. Soal kegagalan memang sebuah pengalaman yang juga pernah dirasakan orang lain.

Pembuat Pesawat terbang saja bisa gagal berkali-kali, tapi ketika mereka berhasil karyanya akan menjadi perbincangan hangat tokoh-tokoh dunia, manfaatnya akan dirasakan oleh semua orang.

Tidak sedikit pula yang memuji kreativitas momo, soalnya perbuatan nekat momo telah banyak mengundang perhatian publik. Sejumlah wartawan TV dan cetak turut menyaksikan karya anak Kuta Makmur tersebut.

Ya, perbincangan seputar Hellicopter ciptaan anak Buloh sempat menjadi buah bibir masyarakat Aceh Utara. Walau tidak berhasil terbang setidaknya ia telah membuat penasaran orang banyak dengan karyanya yang masih stanby di dalam hamparan sawah di Kuta Makmur.
image
Seharusnya kita-kita ini tidak mencibir karya anak bangsa tersebut, kita berikan dia support agar kreativitasnya tidak berhenti disitu. Apalagi pemerintah, sudah sepantasnya sekarang untuk bisa menjaring orang-orang yang mempunyai skill untuk dibina dan dikembangkan bakatnya.

Aneh ben ajaib negara ini, saya khawatir terhadap momo, takutnya sih ya akan dijadikan tersangka, karena dia telah berbuat baik,hehe, mudah-mudahan saja tidak terjadi. Paling tidak, karya momo jangan ditenggelamkan lah. Kita lihat beberapa waktu lalu di Jakarta, ada tukang service televisi yang mampu merakit TV bekas menjadi TV baru dengan sedikit modifikasi, tapi akhirnya pemerintah memusnahkan sejumlah hasil rakitannya.
image
Sumber:google

Kalau memang kemudian hasil rakitannya tidak standar, membahayakan dan sebagainya, justru disinilah pemerintah harus mencari solusi. Orang-orang pintar yang kreatif walau tidak memiliki legalitas sebagai sarjana harus mendapat tempat dinegeri ini.

Sekali lagi saya katakan memang aneh, legalitas diakui hanya melalui kertas, sedangkan kemampuan atau skill tidak menjadi tolak ukur untuk jaminan mendapatkan pekerjaan dinegara "Republik Kertas" ini.
image
Selamat berkarya momo, semoga saja berhasil.
Silahkan berikan masukan teman-teman, jangan lupa upvote, resteem dan follow.
@hasanuddin

Sort:  

Sangat berbeda hal nya dengan jepang dan china. Mereka berlomba-lomba membuat inovasi untuk kemudian di pamerkan dan di publikasi. Skill lebih utama. Saya sangat salut pada saudara momo yang mau berani mengaplikasikan ilmu dan kemampuannya. Thx pak @hasanuddin

Ya benar @said-nuruzzaman, seharusnya pemerintah membina orang2 seperti ini.

Sebaiknya dia pergi ke Malaysia saja agar kemampuannya dihargai. Siapa tahu dia dapat sekolah mekanik pesawat. Salam kenal boss. Saya follow ya...

Ya, terima kasih..

Negara kita emang beda. Yang berskill tidak dimanfaatkan..

Benar, yang dimanfaatkan yang punya kertas...😅😄😃🤣

Hana jelas 'Rep' nyan tgk @hasanuddin. Makanya leu that kejadian karya anak bangsa hana di indahkan. Nyoe atra cheng chong wa nyan that galak ih..hehe

Haha, memang beutoi lagee droe neuh peugah @enzasteem

This post has been ranked within the top 50 most undervalued posts in the first half of Nov 25. We estimate that this post is undervalued by $14.29 as compared to a scenario in which every voter had an equal say.

See the full rankings and details in The Daily Tribune: Nov 25 - Part I. You can also read about some of our methodology, data analysis and technical details in our initial post.

If you are the author and would prefer not to receive these comments, simply reply "Stop" to this comment.

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.103
BTC 63266.22
ETH 1878.27
USDT 1.00
SBD 0.37