Wajah Aceh dalam Sejarah Tsunami
Wajah Aceh dalam Sejarah Tsunami
Kujajaki jalan-jalan warna merah
Merambah duka-duka
sepanjang pantai Aceh
Kulihat jasad-jasad
dalam rintik hujan air mata
Deru suara bising memanggil anak, ibu,
Ayah, Suami, Istri, dan handai taulan
Dengan berat hati
Kutatap jasad-jasad terluka
Tak ada jalan lain yang tersisa
dari puing-puing reruntuhan besi baja
dan hancuran batu bata
Kulihat lentangan bayi-bayi
Bersama desah nafas panjang
Lantunkan doa-doa
Kusebrangi anganku
Mencari hidup baru
dari serpihan yang tersisa
Lhokseumawe, 18 Januari 2018