Sinopsis usang... (Outdated synopsis)

in #steemit8 years ago (edited)

image

ku sandarkan tubuhku pada tiang dermaga kayu yang memanjang dan lapuk, Seorang sahabat melepas tali tambatan perahu sambil berkata lirih: "Tali penambat ini adalah lambang ketakutan, hari ini aku melepasnya, Kami akan berlayar", Dia menepuk pundakku dua kali lalu melompat ke perahu menyusul beberapa sahabat lain yang lebih dulu menaiki perahu, Aku tak bergeming.

Matahari semakin layu, Membentuk silhuet unik di bibir pantai yang berbatasan langsung dengan selat malaka. Aku menatap nanar sebuah kapal yang terdampar tidak jauh dari dermaga ini, Seharusnya belasan tahun yang lalu kami sudah sampai dipulau seberang, Tetapi sebuah peristiwa merubah segalanya.

Sudah lama aku berdiam dikota ini, Puluhan tahun yang lalu, Saat orang-orang yang sekarang berdasi masih menghina para pemberani dan pemanggul senjata.

Kota ini kelihatan semakin kabur dalam cahaya kemerahan sinar matahari samudera pasai disenja hari. Cahaya itu menerpa guratan-guratan merah ditanah, Seakan memantulkan timbunan darah diatas bumi malikussaleh selama lebih seratus tahun yang lalu.

Nyanyian ombak yang teratur menyentuh pilar-pilar tua seakan memaksa diriku untuk kembali menyibak kisah perjalanan masa lalu yang tertunda.
Terasa sulit merangkai kembali perjalanan saat itu, Ketika nakhoda kapal mendapat perintah untuk melemparkan sauh, Padahal bekal tekat masih membara, Walaupun kapal semakin anyir.
Kami dan semua penumpang mencoba memahami dan berdamai dengan hati, Beberapa anak buah kapal yang sudah kepayahan berusaha menyeka airmata dan membersihkan darah ditubuh masing-masing, Sebahagian mengangkat beberapa jenazah untuk dicampakkan kelaut.

Uhfff...
12 Tahun yang lalu dermaga ini sangat riuh dan penuh gelora, Tidak ada yang membayangkan bila sekarang tidak lebih dari jejeran papan lapuk tempat bersandar perahu nelayan.

Ku lambaikan selamat jalan pada orang-orang dalam perahu, Bertahun-tahun aku hidup bersama mereka, Sekarang mereka akan kesuatu tempat dengan cara mereka sendiri.
"12 tahun bukan waktu yang singkat untuk menunggu" kata mereka setelah hari ini bersepakat untuk pergi.

Perahu nelayan itu terus bergerak dalam alur buih, Seperti seekor anak itik yang dengan gagah berani mengikuti induknya.

Orang-orang dalam perahu membalas lambaianku, Matahari senja semakin buram di dermaga lhokseumawe.

Aku yakin tidak akan melihat mereka lagi...

Ateuh Cot Paloh Lada, 17 Agustus 2017

Mohon masukan:
@levycore and @aiqabrago
@mukhtar.juned @masriadi @emnajourney @teukukemalfasya @zainalbakri @imranpase2000

Sort:  

Aku suka tulisan ini,..

Aku suka komentar ini... hihihiii

Wow ....... luar biasa, hanyut saya membacanya kanda @halimabe

Hahaaa...
Nyan ban idroen Bang @mukhtar.juned

Amazyng poetri

Not a poetry @yahqan... heheee

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.075
BTC 63426.05
ETH 1663.52
USDT 1.00
SBD 0.43