Nasib Guru
Pekerjaaanmu mencerdaskan anak negeri, seakan tak di hargai.
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.
lihatlah perbedaannya.
Pada zaman Umar bin Khattab, guru digaji sebanyak 15 dinar per bulan. Hal itu disampaikan oleh Nurman Kholis, peneliti Pulitbang Lektur Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, di laman Wakala Induk Nusantara.
Nah, dinar adalah mata uang yang dibuat dari logam emas murni dengan berat 4,25 gram per 1 dinar. Karena terbuat dari emas, maka dinar adalah mata uang yang sangat tidak berpeluang mengalami inflasi.
Secara matematis, 1 dinar atau 4,25 gram berkisar di angka Rp 2.258.000. Ini artinya, gaji guru di zaman Umar bin Khattab berjumlah Rp 33.870.000. Jika dibandingkan dengan gaji guru Indonesia sekarang yang berkisar di angka 3 juta, maka ini adalah 11 kali lipatnya.

fate.
Itulah fakta yang terjadi. Kebayakan orang2 itu lupa siapa yang telah turut andil membuatnya seperti sekarang ini. Guru oh guru. Iwan Fals sudah lebih dulu mengkritik melalui lagu oemar bakri
Ya betul kanda @akubaihaqi