JAMUR semakin MENJAMUR (ENG: High Widow Under Age)

Istilah kata JAMUR yang penulis gunakan pada judul diatas adalah singkatan dari janda dibawah umur (JAMUR), Semakin maraknya angka perceraian di indonesia pada masa sekarang ini banyak melahirkan JAMUR-JAMUR baru, pemicu utamanya adalah sex bebas.
Perlu perhatian kita bersama dalam kasus JAMUR ini, dimulai dari keluarga, kerabat, pemerintah dan semua lapisan masyarakat. Kita mungkin sering mengabaikan kasus ini, tapi bagaimana jika ini menimpa keluarga kita. Sangat disayangkan adik-adik perempuan kita yang masih duduk dibangku SMA bahkan ada yang masih SMP sudah menyandang status JAMUR (janda dibawah umur)
Berikut ini beberapa faktor yang perlu diawasi oleh orang tua terhadap anak perempuannya:
1. Pergaulan dan Sex bebas
Awasi pergaulan mereka, teman bergaul, lingkungan terutama jam malam, keseringan keluar malam dengan teman pria atau istilahnya pacar, akan berujung kepada sex bebas, ujung-ujungnya hamil dan pacarnya tidak mau tanggung jawab, alhasil lahirlah Janda dibawah umur.
2. Perselingkuhan
Pernikahan diusia muda yang terjadi bukan karena suka sama suka, akan tetapi karena terpaksa, akibat dari hamil diluar nikah. Dalam kasus ini tejadilah perselingkuhan yang berujung kepada perceraian, satu faktor pemicu lahirnya Janda dibawah umur.
3. Narkoba
Inilah yang paling berbahaya saat ini, pengaruhnya membuat para pasangan yang masih pacaran tidak akan berpikir panjang dalam melakukan hubungan suami istri, setelah hamil kemudian dinikahkan, usia perkawinan yang masih tergolong muda sudah sering cek cok dan perceraian sudah menanti.
4. Minim Pendidikan tentang Bahaya Sex Bebas
Pada zaman sekarang ini tidak sedikit dari adik-adik perempuan kita yang masih SMP dan SMA sudah pernah melakukan hubungan suami istri, kemudian hamil diluar nikah. Mereka tidak memikirkan apa bahayanya kedepan yang akan ditanggung selamanya.
Inilah faktor-faktor yang perlu kita awasi super ketat, terutama dari level paling bawah yaitu orang tua atau anggota keluarga.
Inilah postingan singkat dari saya, terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat.
The more rampant divorce rate in Indonesia today is dominated by widows under age, the main trigger is free sex.
It needs our joint attention in this case, starting from family, relatives, government and all walks of life. We may often ignore the case, but what if it happens to our family. It is unfortunate that our younger sisters who are underage have become widows.
Here are some factors that parents need to be supervised:
1. Intercourse and Free Sex
Watch out for their friends, social friends, the environment, especially the curfew, frequent night out with a boyfriend or girlfriend, will lead to free sex.
2. Infidelities
wedding diusia young happens not because like the same like, but because of forced, a result of pregnant out of wedlock. In this case tejadilah affair that lead to divorce. One factor trigger the onset of the widow under the age.
3. Drug
This is the most dangerous at the moment, its influence makes couples who are still dating will not think long in the relationship of husband and wife, then pregnant and married, in his still-new marriage age is often noisy, then happened again divorce.
4. Less Education about the Dangers of Free Sex
In this day and age not a few of our younger sisters who are still in junior high and high school has never had a marital relationship, then pregnant out of wedlock. They do not think about what harm the future will endure forever.
These are the factors we need to keep closely monitored, especially from the lowest levels of parents or family members.
Here's a short post from me, thank you for reading, hopefully useful.
JAMUR Semakin Menjamur di Indonesia
Pemilihan judul yang sangat unik dan tepat. Isi artikelnya pun sangat sesuai dengan generasi millenial kekinian.
Harus lebih berhati-hati lagi dalam mendidik generasi penerus 😆