Memaknai Better Life dalam Ber-Steemit
Better itu lebih baik, kalau masih mandek namanya stagnant.
Akhir-akhir ini, salah satu tagar yang paling banyak digunakan dalam jagad Steemit adalah #betterlife. Apapun postingannya, tetap #betterlife tagarnya. Sayangnya tak semua orang sadar kata yang mereka taruh di kolom tagar itu tidak hanya sekedar "asal ada", melainkan terdapat makna besar yang ada di belakangnya. Beda orang, beda pula cara memaknainya.
Ya, itulah segelintir hal asyik yang bisa Saya kupas ketika menyaksikan gelombang fenomena tertentu di platform ini. Betapa keringnya ekosistem kita ketika ber-Steemit hanya sekedar dimaknai sebagai aktivitas blogging dan memburu upvote "gendut". Kalau semua orang memegang prinsip itu, semua kegiatan charity yang kita kenal di sini tidak akan lahir. Kalaupun ada, itu hanya akan jadi tunggangan bagi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu saja.
Belakangan, banyak komunitas mulai membangun kegiatan amal dengan tajuk dan subjek yang beragam, kemudian disambut hangat oleh tim Steemit melalui akun-akun kurasi raksasanya. Jalinan kasih antara pihak komunitas dan tim Steemit terbukti melahirkan gelombang baru, mereka terlihat berbondong-bondong menyisihkan sebagian pendapatan postingan mereka untuk akun-akun amal tadi. Ibarat kata, siapa saja yang mendukung kegiatan amal tersebut, maka akan didukung oleh kekuatan yang lebih besar.
Kemudian, masalah baru hadir ketika niat baik tersebut masih stuck, kendati aksinya telah dilakukan terlebih dahulu. Misalnya, seseorang yang mengatur sekian persen payout postingannya untuk akun charity tertentu, dengan tujuan utama untuk manggaet akun yang kalau sekali tekan tombol upvote, minimal bisa naik dua digit. Walau secara pribadi tidak ada yang berhak untuk menghakimi isi hati seseorang, namun kita tahu bersama bahwa niat yang baik akan melahirkan hasil yang baik pula, bukan?
Bebaskan diri dari kukungan niat yang tidak baik.
Sepanjang pengetahuan Saya, tidak ada agama yang melarang penganutnya untuk berderma. Dalam Islam sendiri, misalnya, telah diatur dengan jelas mengenai hukum dan disyariatkannya hal tersebut. Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah peinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak", begitulah firman Allah Swt. dalam QS. 57 : 18.
Kalau mau ditelusuri, masih banyak rujukan lain yang bisa ditampilkan di sini. Tetapi poinnya adalah, apapun caranya, platform ini dapat dijadikan sarana untuk mewujudkan sesuatu yang better atau stagnant sekalipun. Kita sendirilah yang bisa menentukan jalan apa yang akan kita pilih.
#worldsmileproject50pc adalah niat untuk membuat dunia tersenyum, ini adalah kebaikan.
Setuju😇😇😇
Betul bngt itu.btw bsk2 pnjangin lg tulisannya ya.bgs soalnya.ngena bngt tuh🤭🤭
Okay cekgu @sailawana. Kalau memang ngena, jangan lupa di share biar kita sama-sama "kena".😄😄😄
Siip🤗😘
Terimakasih telah bergabung dengan komunitas charity internasional ini, semoga kita bisa memberikan senyuman tulus untuk dunia
salam
😀😀👍