Here's The Best Cannabis Place In The World

in #cannabis8 years ago (edited)




In Indonesia, marijuana is often referred to as bakong ijo, gelek, cimeng or rasta.Another mention for marijuana is marijuana, tampee, pot, maui wowie, weed, dope or green.

The Chinese people have known to use marijuana since the stone age. They use marijuana for woven clothing and medicine. Cannabis can be a disease of rheumatism, abdominal pain, beri-beri and malaria.



Marijuana was taken to Aceh, from India in the late 19th century, when the Dutch opened a coffee plantation in Gayo. The Netherlands uses marijuana as an anti-pest caterpillar on tobacco and coffee crops.

When cannabis plants began to spread Aceh, marijuana began to use as a food spice. Cannabis is believed to soften the meat and speed up cooked meat.

Currently, marijuana is synonymous with Aceh, a region that is located in the westernmost part of the island of Sumatra, Indonesia.Sebagian people judge, the area of ​​Aceh is the second largest marijuana producer in Southeast Asia. The only number is called Thailand.



The phenomenon of marijuana in Aceh was discussed at the 49th session of the UN Commission on Narcotic Drugs, in Vienna, on 13-17 March 2006. Ganja Aceh was rated as the best quality marijuana in the world.
Marijuana plants thrive in Aceh due to geographical factors. The soil is fertile, the rain is regular, the climate is stable with the condition of the mountains.

In Aceh, marijuana is enjoyed as a mixture of tobacco for cigarettes, cooking spices, dodol food or coffee blends.

One of the reasons why marijuana is a forbidden plant is due to THC substances. This substance can cause the user to be drunk for a moment if wrong use. Source



In a meta-analysis study of experts from the University of Cardiff and the University of Bristol, UK, cannabis addicts are at risk of schizophrenia, which increases symptoms such as paranoia, hearing voices and seeing something that actually does not lead to mental disorders, such as depression, fear, panic , depression, confusion and hallucinations, pregnancy and fetal disorders.



In Indonesia, marijuana has become a banned item since 1976, under law number 8. Law number 8 is the endorsement of a single convention of narcotics in 1961 simultaneously with the protocols that changed it.
The problem of marijuana is also reinforced by Law no. 35 of 2009, on Narcotics. Marijuana belongs to the class of Narcotics one. Source

Cannabis sativa is another name for cannabis. Cannabis is believed to be a psychotropic drug because in marijuana there are tetrahydrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) substances. Users of marijuana will experience euphoria (pleasure).



Types of seasonal crops. Height meter high. Cannabis only grows in tropical mountains with altitude above 1,000 meters above sea level.

The cannabis plant has been known to humans for a long time and is used as a bag-making material because of the strong fiber it produces. Marijuana seeds are also used as a source of oil.

This plant can be found in almost every tropical country. Even some of the cold climates have begun to cultivate it in greenhouses. Source



This plant can be found in almost every tropical country. Even some of the cold climates have begun to cultivate it in greenhouses.

Professor Musri Musman, a chemist from Syiah Kuala University, Banda Aceh, examined the medical properties of marijuana against diabetes. She has done a literature review, but has not researched in the field.

According to him in cannabis oil there are substances that inhibit oxidation. With him anti-oxidant, the excessive formation of sugar in the blood and can not be neutralized by insulin, it is inhibited by the substance in cannabis oil, there is a balance of sugar in the blood.



Medicinal properties of marijuana come from a chemical compound in cannabis called cannabinoid or abbreviated as CBD.

CBD is believed to have an impact on the body. In 1990, a number of scientists discovered the existence of two CBD receptors in the human body. The first receptor is connected with pain, while the second receptor is connected to the immune system.



But other scientists say there is no research that proves marijuana can cure illness.
Neurosurgeon, Ryu Hasan, said there has been no research that proves marijuana can cure illness. Source

Source

nationalgeographic.co.id
adhychezz.wordpress.com
kompasiana.com
wikipedia.org
bbc.com



TRANSALATE



cannabis12.jpg

Disini Tempat Ganja Terbaik Di Dunia

Di Indonesia, ganja sering disebut sebagai bakong ijo, gelek, cimeng atau rasta.Sebutan lain untuk ganja adalah marijuana, tampee, pot, maui wowie, weed, dope atau green.

Masyarakat Cina telah mengetahui memanfaatkan ganja sejak zaman batu. Mareka menggunakan mariyuana untuk bahan tenun pakaian dan obat. Ganja dapat menjadi penyakit rematik, sakit perut, beri-beri dan malaria.
Ganja dibawa ke Aceh, dari India pada akhir abad ke 19, ketika Belanda membuka kebun kopi di Gayo. Belanda menggunakan ganja sebagai tanaman anti hama ulat pada tanaman tembakau dan kopi.

Ketika tanaman ganja mulai menyebar Aceh, ganja mulai gunakan sebagai bumbu makanan. Ganja dipercaya dapat melembut daging dan memeprcepat daging matang.

Saat ini, ganja identik dengan Aceh, sebuah wilayah yang berada paling barat pulau Sumatra, Indonesia.Sebagian orang menilai, daerah Aceh adalah produsen ganja nomor dua terbesar di Asia Tenggara. Nomornya satunya disebut Thailand.

Fenomena ganja Aceh sempat dibicarakan pada sidang ke 49 Komisi Narkoba PBB (UN Commission on Narcotic Drugs), di Wina, pada tanggal 13-17 Maret 2006.Ganja Aceh dinilai sebagai ganja dengan kualitas ganja terbaik di dunia.

Tanaman ganja tumbuh subur di Aceh karena faktor geografis. Tanahnya subur, hujan teratur, iklim stabil dengan kondisi pergunungan.

Di Aceh, ganja dinikmati sebagai campuran tembaku untuk rokok, bumbu masak, makanan dodol atau campuran kopi.

Salah satu sebab mengapa ganja menjadi tumbuhan terlarang adalah karena zat THC. Zat ini bisa mengakibatkan pengguna menjadi mabuk sesaat jika salah digunakan.

Dalam penelitian meta analisis para ahli dari Universitas Cardiff dan Universitas Bristol, Inggris, pencandu ganja berisiko schizophrenia, yakni peningkatan gejala seperti paranoid, mendengar suara-suara dan melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada yang berujung pada kelainan jiwa, seperti depresi, ketakutan, mudah panik, depresi, kebingungan dan berhalusinasi, gangguan kehamilan dan janin.

https://adhychezz.wordpress.com/santai/kilas-balik-sejarah-ganja-di-aceh/

Di Indonesia, ganja menjadi barang terlarang sejak tahun 1976, yaiu undang undang nomor 8. Undang undang nomor 8 adalah pengesahan konvensi tunggal narkotika 1961 beserta protokol yang merubahnya.

Soal ganja juga diperkuat dengan Undang-undang No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika. Ganja masuk dalam golongan Narkotika golongan I. Source

Cannabis sativa adalah nama lain Ganja. Ganja dipercaya sebagai obat psikotropika karena didalam ganja terdapat zat tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol).Pemakai ganja akan mengalami euforia ( rasa senang ).

Jenis tanaman semusim. Tinggi ingginya meter. Ganja hanya tumbuh di pegunungan tropis dengan ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut.

Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak. https://id.wikipedia.org/wiki/Ganja

Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.

Profesor Musri Musman, ahli kimia dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, meneliti khasiat medis ganja terhadap penyakit diabetes.Musri sudah melakukan kajian literatur, namun belum meneliti di lapangan.

Menurutnya dalam minyak ganja terdapat zat yang menghambat terjadinya oksidasi. Dengan dia bersifat anti-oksidan, maka pembentukan gula berlebihan pada darah dan tidak dapat dinetralisir oleh insulin, itu dihambat oleh zat dalam minyak ganja, terjadi keseimbangan gula dalam darah.

Khasiat medis ganja berasal dari senyawa kimia dalam ganja bernama cannabinoid atau disingkat CBD.
CBD diyakini berdampak pada tubuh .Tahun 1990. Sejumlah ilmuwan menemukan keberadaan dua reseptor CBD dalam tubuh manusia. Reseptor pertama terhubung dengan rasa nyeri, sedangkan reseptor kedua terhubung dengan sistem kekebalan tubuh.

Namun para llmuawan lain mengatakan belum ada penelitian yang membuktikan ganja bisa menyembuhkan penyakit.

Dokter bedah syaraf, Ryu Hasan, menyatakan belum ada penelitian yang membuktikan ganja bisa menyembuhkan penyakit.
www.bbc.com

sumber bacaan;

bbc.com
adhychezz.wordpress.com

kompasiana.com
wikipedia.org
bbc.com


▶️ DTube
▶️ IPFS
Sort:  

thanks for the information

You're welcome

your post exellent

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.083
BTC 61863.20
ETH 1596.93
USDT 1.00
SBD 0.47