You are viewing a single comment's thread from:

RE: The Diary Game, 9 Oktober 2024 | Kegiatan Rutinku Sepanjang Rabu

in Steem SEA2 years ago

Thank you very much for publishing your post in Steem SEA Community. We encourage you to keep posting your quality content and support each other in the community

Kalau dibuat sesi rekrutmen dan pelatihan yang memadai sebelum perhelatan acara olahraga nasional sekelas PON kemarin, saya yakin pencapaian yang didapat akan melampaui yang sebelum-sebelumnya. Dari beberapa sumber yang saya baca, malah ada atlit yang baru dilatih dari 0 menjelang beberapa hari sebelum bertanding. Koreksi saya jika salah.

Saya cukup yakin perlu adanya intervensi langsung dari pemerintah dalam perbaikan SDM di bidang olahraga. Kita tidak kekurangan orang-orang yang potensiil melainkan belum ditemui saja.

DescriptionInformation
Verified User
Plagiarism Free
#steemexclusive
Bot Free
Beneficiary✅ steem.amal 10%
burnsteem25
Status ClubClub100
AI Article✅ Original (Human text!)
Sort:  
 2 years ago 

Terima kasih senior sudah mewarnai postingan ini. Menarik menyimak tentang masalah PON. Kasus ini memang sempat mencuat, tapi yang saya tahu, KONI Aceh itu punya buku putih yang sudah menjadi pegangan untuk semua pengurus cabor.

Mereka yang tampil di PON tidak bisa serta merta menjadi atlet PON di KONI Aceh. Mereka harus lewat kualifikasi dan persyaratan yang ketat. Ada pra-PON ada Porwil yang menjadi pintu mendapat tiket PON.

Meski mereka sudah mendapat tiket, di bawah Pelatda KONI, bisa saja mereka dicoret kalau selama pelatda tak ada perkembangan yang signifikan. Kemaren, Aceh sebagai tuan rumah, tentu bisa mengirim banyak atlet untuk tampil di PON, karena mendapat wilcard.

Karena wilcard inilah yang dimanfaatkan oleh Pengprov tertentu untuk mengutus banyak atlet tanding di PON. Mereka yang ini sepertinya memang tidak masuk dalam Pelatda KONI, semua kebutuhan mereka menjadi tanggung jawab masing-masing Pengprov.

Nahasnya, Pengprov ini tidak mau keluar uang banyak, sehingga atlet yang diturunkan kasusnya seperti yang sempat heboh beberapa waktu lalu. Mereka bilang baru seminggu ikut latihan, dan kebrobokan Pengprovnya terbongkar, sangat di sayangkan.

Setahu cara pola yang dijalankan KONI Aceh dalam perbaikan SDM olahraga sudah cukup baik, terbukti, prestasi Aceh di PON makin naik. Pada PON XIX di Jawa Barat (2026), Aceh diposisi 17, PON edisi sebelumnya malah di rangking 23. Llau PON XX di Papua (2021) Aceh di peringkat ke 12. Naik lima digit dari PON Jabar.

PON XXI, Aceh di posisi enam. Padahal target sebelumnya adalah masuk 10 besar. Nyatanya, bisa di posisi enam. Ini prestasi luar biasa yang akan sangat sulit diulang kembali dengan berbagai alasan. Bisa jadi karena cabor unggulan Aceh tak dipertandingkan, atau hal-hal lain..

Demikian, sedikit informasi yang saya tahu...

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.078
BTC 61758.62
ETH 1632.18
USDT 1.00
SBD 0.40