Kisah katak dan kelinci
Siapa sih yang tidak kenal dengan hewan yang bermata merah. Ya siapa lagi kalau bukan si kelinci yang banyak di gemari orang. Nah, walaupun banyak yang suka tapi hewan yang satu ini bernyali kecil. Sering merasa ketakutan tanpa alasan yang jelas.
Suatu hari beberapa ekor kelinci berkumpul di tepi sungai. Mereka mengeluh dengan nasibnya dengan nyali yang terlalu kecil. Semakin lama mereka mengobrol semakin mereka merasa sedih atas nasibnya.
Sungguh malang nasib menjadi seekor kelinci, mau kuat tapi tidak punya tenaga. Setiap hari merasa tidak nyaman, mau tidur nyenyak terganggu sama telinga panjang yang pendengarannya sungguh tajam.
Mata yang merah pun semakin hari semakin merah. Salah satu dari mereka pun berkata hidup ini tiada arti. Dari pada hidup kita penuh dengan ketakutan lebih baik kita mati saja.
Akhirnya mereka pun mengambil keputusan untuk bunuh diri. Salah satu dari mereka berteriak "ayo teman - teman kita lompat dari tepian tebing". Mereka semua menuju ke arah tebing dimana yang dimaksud temannya tadi untuk melompat.
Katak yang lagi asik di pinggir sungai pun terkejut dengan kedatangan kelinci yang berjumlah banyak. Si katak pun merasa takut dan melompat ke sungai untuk melarikan diri. Kelinci yang melihat katak ketakutan pun tidak lagi merasa heran karena mereka sudah sering melihat hal seperti itu.
Tiba - tiba ada seekor kelinci yang berteriak "hei hentikan" lihat ternyata ada katak yang terbirit - birit melihat kita. Saat itulah hati kelinci terbuka seolah - olah tumbuh bibit keberanian di hati mereka.
Kita tidak perlu lagi merasa takut, karena masih ada makhluk lain yang lebih tak bernyali dari kita. Mereka pun pulang dengar riang gembira serta melupakan niat bunuh diri.
Pada saat keberuntungan tidak memihak pada kita janganlah meratapi nasib yang malang. Seakan - akan hanya kita saja yang paling menderita di muka bumi ini. Lihatlah di sekeliling kita masih banyak orang yang sengsara di bandingkan kita.
Jika mereka mampu bersikap tegar dan tetap berjuang, kenapa kita tidak bisa. Apapun keadaannya kita harus optimis. Nasib tidak akan berubah sendiri jika kita tidak mengubahnya.
https://twitter.com/eka__22/status/1444281927494561798?t=OtjJQgFYduSpV_OeLlKNPQ&s=19