love and affection.(bilingual)

in #indonesia8 years ago (edited)

people-2561053_1280.jpg

Sore itu, feri nama pemuda desa yang ingin menemui kekasihnya yang bernama silvia. Silvia wanita berwajah cantik dan sangat manis, selain memiliki wajah yang cantik, silvia juga di kenal wanita yang sopan santun di desanya. Ayah dari silvia adalah seorang juragan kebun kelapa sawit yang sangat luas, di desanya ayah dari silvia ini di kenal dengan berprilakuan keras dan sombong.

Feri dan silvia tinggal satu desa yang jauh dari perkotaan, feri adalah seorang pemuda yang bekerja sebagai petani sawah dan cuma itu pekerjaan sehari-harinya. Feri dan silvia sudah menjalin hubungan sekitar satu tahun lamanya dan tanpa sepengetahuan dari keluarga mereka. Bila mereka ingin bertemu, mereka harus diam-diam jangan sampai ketahuan oleh ayah silvia, tetapi feri tidak takut dengan ayah dari kekasihnya itu, karena feri benar-benar sangat menyayangi dan mencintai silvia.

Satu tahun telah berlalu dan mereka masih suka sama suka, sore pun tiba dan feri ingin sekali menyampaikan sesuatu atau mengatakan sesuatu kepada silvia pujaan hatinya itu. Feri pun mengabari silvia lewat telpon genggamnya, tetapi feri hanya mengabarinya lewat sms dan bukan lewat percakapan di telpon. " Sayang, kamu lagi dimana? Apakah kamu ada waktu untuk berjumpa dengan aku sekarang, ada hal penting yang mau aku katakan pada mu".

Silvia pun membalas sms dari feri " ia sayang? Ini aku lagi duduk aja kok, emangnya ada hal apa kok mendadak gini? Apakah kamu sudah bosan sama aku dan kamu jumpa sama aku mau putusin aku". Balasan singkat dari silvia dan feri pun membalas satu sms yang membuat silvia lansung menemui kekasihnya itu. "Bukan itu sayang, masak orang yang aku sayang dan aku cintai selama ini mau aku putusin, tapi ada hal lain yang mau aku katakan. Bisa kita bertemu sayang?".

Dengan kata-kata romantis dari feri, silvia lansung bergegas menuju tempat yang selalu menjadi tempat ketika mereka ingin bertemu.

Feri terkenal dengan pemuda yang memiliki kesabaran tinggi dan sopan santun di desanya, hampir satu jam feri menunggu silvia, tetapi feri tetap menunggu walaupun terik matahari sore menyinari dirinya. Silvia pun tiba dengan wajah yang selalu tersenyum ketika bertemu feri, silvia pun penasaran apa sebenarnya yang ingin mau di katakan oleh kekasihnya itu. Silvia pu bertanya dengan wajah sedih.

Silvia bertanya kepada kekasihnya itu " sayang, apa sih yang ingin kamu katakan? Katakan saja karena ayah ada di rumah dan katanya aku tidak boleh pulang telat". Feri pun menjawab " ini masalah hubungan kita sayang dan masalah keluarga kamu khususnya ayah kamu". Memang ada apa masalah apa dengan kelurga aku dan ayah aku", tanya silvia.

That afternoon, the ferry of a village youth who wanted to meet his lover named silvia. Silvia beautiful-faced woman and very sweet, in addition to having a beautiful face, silvia also in the know woman who manners in his village. The father of silvia is a skipper of a vast palm oil plantation, in his village the father of silvia is known for his loud and arrogant acting.

Ferries and silvia live in one village far from urban, the ferry is a young man who works as a rice farmer and that's just his daily work. Ferries and silvia have been in a relationship for about a year and without the knowledge of their family. If they want to meet, they must be secretly not caught by silvia's father, but the ferry is not afraid of the father of his lover, because the ferry is really very loving and loving silvia.

One year has passed and they still like the likes, the afternoon arrived and the ferry wanted to say something or say something to the silvia her idol. Ferries also informed silvia via his cell phone, but the ferry only texted it via sms and not through phone conversations. "Honey, where are you again? Have you had time to meet me now, there are important things I want to say to you".

Silvia also reply to the sms from the ferry "he is dear? This is me again sit aja kok, what are things suddenly suddenly gini gini? Are you tired of me and you see me I want a dozen me". Short replies from silvia and ferry reply to a sms that makes silvia directly meet her lover. "Not that dear, cook the people I love and I love all this time I want a dozen, but there are other things I want to say.Can we meet dear?".

With the romantic words of the ferry, silvia immediately rushed to the spot where they always wanted to meet.

The famous ferry with a young man who has great patience and courtesy in his village, almost an hour waiting for silvia ferry, but the ferry still waiting even though the hot afternoon sun shines on him. Silvia arrived with a face that is always smiling when meeting the ferry, silvia was curious what exactly want to want to say by her lover. Silvia pu asked with a sad face.

Silvia asked her lover "what do you want to say? Just say because my dad is home and he says I can not come home late". The ferry answered "this is a matter of our affection and your family problems especially your father". What's wrong with my family and my father? "Silvia asked.

hands-held-up-to-sun.jpg

Feri menjawab dengan wajah sedih " sayang, kita sudah satu tahun menjalin hubungan ini, keluarga kamu belum tau tentang hubungan kita selama ini dan sebenarnya aku malu sama diri aku sendiri". Malu kenapa? Tanya silvia. Feri masih ragu untuk jujur sama silvia dan feri takut silvia akan marah dengan apa yang mau di katakan oleh feri. " Bagaimana kalau kita jujur saja sama keluarga kamu tentang hubungan kita ini sayang? Apakah kamu keberatan sayang?".

"Aku takut kalau ayah aku marah kalau dia tau masalah ini sayang dan kita tidak akan bisa bertemu lagi". Jangan pernah takut untuk itu sayang? Feri pun memotong pertanyaan silvia. Feri dengan tersenyum dan memegang tangan silvia dan berkata "apabila keluarga kamu marah tentang ini dan melarang kamu untuk bertemu dengan aku lagi, selama matahari masih menyinari bumi ini, aku akan selalu ada untuk mu sayang". Dengan tersenyum silvia menjawab "terima kasih sayang dan aku sangat merindukan kasih sayang mu".

Ferry replied with a sad face "dear, we have a year to establish this relationship, your family do not know about our relationship so far and in fact I am ashamed of myself". Shame why? Ask silvia. Ferries are still hesitant to be honest with Silvia and Ferry is afraid Silvia will be angry with what the ferry will say. "What if we are honest with your family about our relationship is affectionate? Do you mind affection?".

"I'm afraid my dad will get angry if he knows about this affair and we will not be able to meet again". Never fear for that dear? Ferries also cut silvia question. Ferry with a smile and hold silvia's hand and say "if your family is angry about this and forbid you to meet me again, as long as the sun still shines on this earth, I will always be there for you dear". With a silvia smile replied "thank you dear and I miss your love so much".

Regards me @dianclasher, 23 Desember 2017.

Image 1, 2

SALAM KOMUNITAS STEEMIT INDONESIA

U5dtwxuEJQsxMmfeMVyp7EVefAjy8Lv_1680x8400.jpg

Regards me @dianclasher

Thank you.

Sort:  

You got a 0.92% upvote from @upme requested by: @dianclasher.
Send at least 1.5 SBD to @upme with a post link in the memo field to receive upvote next round.
To support our activity, please vote for my master @suggeelson, as a STEEM Witness

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.080
BTC 62044.33
ETH 1652.47
USDT 1.00
SBD 0.42