puisi "perjalanan sendiri"
Malam tanpa identitas membelai bersama bayanganku. aku tersenyum walau hanya bersama bayangku,
Karena sendiri tak mengenal hari, tak mengenal malam, tak mengenal siang, tak peduli selama bayanganku masih setia menemani.
Menjadi kuda liar tanpa penunggang tanpa sehai kain yang menyertai sebuah kebahagiaan menurutku.
Cerita berhujung pada subuah rindu yang membatu oh..oh.. membeku bayangku.
Saat ini hanya hujan yang kutunggu, aku ingin menangis, aku ingin tertawa, aku ingin berduka, aku ingin bahagia karena hujan tak akan mengungkap semuanya.