THE DIARY (14 OKTOBER 2020)
•Jam.06.36 WIB.
Keluarnya fajar sebelum sempurna matahari dari ufuk timur menerangi alam jagat raya ini, sayapun sudah terbangun dari kasur yang sangat empuk, lalu saya pergi ke depan halaman pesantren, terus ada santri-santri yang lagi membersihkan sampah-sampah yang tidak habis di kutip kemarin sore.
Seperti biasanya saya tetap kuliah, adapun jam masuknya sama juga seperti hari-hari biasanya yaitu jam 09.00 wib.
•Jam.13.36 WIB.
Sebelum kami berangkat saya ingin memberitahukan kepada kepada teman-teman steemians jadi kami ada membuat acara bakar-bakar ayam di Bateiliek, Bateiliek adalah sebuah tempat wisata yang banyak sekali masyarakat-masyarakat di sekitaran Bireuen, Pidie jaya, Pidie dan Lhokseumawe
khususnya masyarakat Aceh sering mengunjungi tempat tersebut, karena tempat tersebut termasuk juga tempat yang paling strategis untuk menenangkan pikiran.
Lalu tempatnya pun tidak jauh dari jalan Medan, Banda Aceh, jadi mudah bagi orang-orang yang pergi dari Medan Banda Aceh untuk beristirahat di tempat itu.
Nah, adapun tempat wisatanya yaitu hanya sebuah sungai yang airnya begitu jernih dan bersih dan airnya juga dingin dan banyak batu-batu besar yang menghalang air, nah itulah sekilas tentang yang kami ingin bakar-bakar ikan di tempat itu.
•Jam 17.11
Kemudian acara bakar-bakar pun selesai dengan sukses, lalu kami berangkat pulang lagi ke pondok, di tengah-tengah jalan kamipun berhenti sebentar di sebuah masjid untuk menunaikan salat ashar, lalu berangkat lagi Alhamdulillah kami sampai di tempat yang kami rindu-rindukan yaitu pondok pesantren tercinta di mana tempat kami bersuka dan berduka.
•Jam 00.00 wib
Di dalam kamar kami, ada satu anak santri yang pekerjaan ayahnya sebagai pengelola tambak udang yang lumayan banyaknya.
jadi tadi sore di bawalah udang untuk anaknya, udangnya lumayan banyak, lalu kata dia: ustadz-ustadz malam ini kita buat mie boleh? katanya boleh saya bilang mie apa? saya nanyak jadi begini ustadz tadi ada datang mamak kesini ada bawa udang lumayan besar jadi kita buat udang mie saja ustadz ya, katanya.
Kemudian saya ambil udang itu ambil uang pergi ke pasar Merdu untuk buat mie udang, lalu siap di masak mie nya, kami ambil mie sebanyak sekitar 13 buah mie, kemudian kami makan-makan Alhamdulillah kenyang mienya lumayan enak di buat dan harganya pun lumayan heheh.
Makan-makan mie udang.
•Jam 00.48 wib.
Lalu kami ambil kasur, ambil batal guling lalu waktu istirahat pun tiba, enak sekali tidur apalagi sudah kenyang heheh.
Nah, inilah kisah saya hari ini story game pada hari Rabu yang penuh banyak kenangan bersama teman-teman.
Inilah cerita saya hari ini :
SEMUA GAMBAR SAYA AMBIL DENGAN OPPO A5
Salam @bahagia01
Saya ucapkan Terima kasih kepada @anroja yang telah bersedia membantu saya
Terimakasih juga kepada :
@steemcurator08, @ernaerningsih, @muzack1, @inwi, @steem-indonesia, @puncakbukit, @nazarul, @ikhsan01 dan komunitas Asia Tenggara.
Wah @bahagia01 anda makan mie udang tidak mengajak-ngajak saya, padahal itu adalah makanan kesukaan saya.
Hehehe.
#onepercent
#indonesia
Hehehe punya orang ini @umam anak-anak, padahal kan sudah liat waktu saya beli tadi heheheh
Ada salah pengetikan seperti tanggal hari ini @bahagia01.
Alangkah baiknya sebelum memposting anda harus membaca sekali lagi dengan teliti.
Semoga anda sukses terus.
#twopercent
#indonesia
Amin, terima kasih banyak bang @ikhsan01
Selamat, Anda salah satu pemenang kontes yang diselenggarakan oleh Steem SEA, info lebih detail dapat anda peroleh dengan klik disini
Terima kasih @steem.sea
Postingan ini telah dihargai oleh @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.
Ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info tentang Steemit dan kontes.
Anroja
Terima kasih @ steemcurator08
Ini luar biasa untuk liburan ke tempat wisata terdekat. Saya senang anda selalu hadir di steemit, tetap menulis di the diary game..ajak kembali teman yang non aktif untuk kembali berpartisipasi.