Guru dan Steemit

Sekarang steemit menjadi media sosial yang paling digemari oleh anak-anak muda baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Antusias untuk bergabung di steemit membuat mereka berlomba-lomba membuat postingan yang dapat menarik orang lain untuk memberikan reward vote untuk postingannya. Setiap hari selalu ada postingan yang berbeda. Kita bisa melihat postingan baru di trending life, photography, art, travel, nature, food dan lain-lain.
Banyak masyarakat dari berbagai profesi sudah mengemari steemit. Ada dari kalangan dokter seperti @dokter-purnama dan @razack-pulo. Ada dari kalangan wartawan seperti bang @rismanrachman,bang @ilyasismail, @bahtiarlangsa dan @musyawirwaspada. Dari kalangan novelis ada kak @mariska.lubis. Dan masih banyak lagi profesi-profesi lainnya yang sudah bergabung dengan steemit.
Bagaimana dengan guru???
Guru adalah profesi yang bertugas mendidik dan mengajar di sekolah. Banyak dari kalangan guru yang sudah bergabung seperti bang @abduhawab (Orang yang memperkenalkan steemit pertama kali kepada saya), @teukumukhlis, @japwheel, @darmawanbuchari, @abiq, @raghib dan masih banyak lagi.
Guru sangat cocok dengan media steemit, mengapa? Karena guru mempunyai segudang pengalaman yang siap dituangkan dalam postingan. Guru bisa membagikan pengalaman mengajar, metode, media, teknik, strategi, kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, palang merah remaja (PMR), nasyid, football club, teather dan lain-lain. Selalu ada cerita menarik yang bisa dihadirkan di Steemit, platform media sosial yang hebat ini.
Setiap naik golongan guru harus membuat karya ilmiah berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Best Practice, Makalah, dan lain-lainnya. Semua itu juga bisa dijadikan ide untuk menulis postingan di steemit.
Guru-guru pengguna steemit juga bisa bergabung dengan @steemiteducation, disana guru bisa membagikan pengalaman bahkan ada homework setiap mingguan yang harus dikerjakan.
Tentunya dengan menghasilkan postingan-postingan bagus, pasti akan mendapatkan reward berupa vote untuk postingan yang ditulis guru. Guru bisa menggunakannya untuk keperluan yang menunjang aktifitas mengajar seperti membeli laptop dan lain-lain. Bahkan guru juga bisa menginvestasikan penghasilan yang berupa Steem Based Dollar (SBD) menjadi investasi masa depan di steemit dengan mengubahnya ke steem power.
So... Tunggu apalagi???
Ayo guru-guru indonesia, mari bergabung di steemit...
Betul. Guru sangat cocok bergabung di steemit. Tuangkan saja pengalaman mengajar maka akan bagus tulisannya di steemit.
ya bang, sangat cocok. apalagi untuk igier hehe
Nice post
thanks brother
Pak guru gak asiik..
Why didn't u mention me ? :(
kan ada kata lain-lain hehehe
keren tulisannya, aq kan mantan guru juga, kok gak di tag.. 😁😁
terima kasih, kalau tulisan gini bisa ngalir bebas seperti air karena gk ada kata2 "your contribution can not be approved" LOL
Sekarang steemit sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Aceh, semoga terus berkembang dan menjadi wadah yang membangun masyarakat.
Saya @husnulyaqien dari Aceh Utara.
yes, you are right, brother. Earn money through our writing
Guru sebagai pemdidik menjadi penerang bagi muridnya, sama hal dengam steemit srbagai sarana pembelajaran utk melahirkan tulisan yg berkwalitas
terima kasih kanda. Saya akan ingat nasihat ini.
#Yakusa