MELATI PUTIH
Kau melati
Melihatmu terasa nan syahdu
Kau pelita hati
Mengingatmu membuat hati rindu
Bagai air yang selalu mencari celah untuk mengalir,
Begitu pula denganmu,
Bayang wajahmu selalu merangsek muncul dalam segala kesibukanku
Wahai Engkau tambatan hatiku...
Sudikah engkau menerima secerca cahaya dari dalam hatiku ?


Sebagai pencinta bunga, saya selalu meleleh lihat bunga Melati, Bang. Harum dan memikat .
Wah, ngeri. Jangan sampai meleleh mbak, bahaya itu
Waaduuuhh, seharusnya ada yang membacakan puisi ini. Siapa yaa dan kepada siapa ditujukan.