Tarek Pukat di Aceh
Tarek Pukat para nelayan untuk menjala ikan di laut, tarek pukat biasanya dikerjakan oleh pria dewasa dan anak-anak merupakan suatu pekerjaan bagi nelayan yang tidak melaut.
Tarek pukat bukan hanya dikenal di Bumi serambi mekah Aceh. Budaya tarek pukat ternyata banyak juga dijumpai di beberapa Negara tetangga Indonesia.
Bahkan hampir semua pantai yang di dunia, warga menangkap ikan diawali dengan sistem tarek pukat (laboh darat). Misalnya, di Thailand, Philipina, bahkan beberapa negara di Afrika dan Eropa.
Cara tarek pukat itu sederhana saja, yaitu pada saat sampan menuju ke laut dengan putaran busur 90 derajat. Salah satu anggota di ujung barat (rendok) memegang ujung tali yang terhubung dengan jaring ikan.
Setelah sampan itu turun ke arah kiri (lamat), semua anggota di dalam sampan besar berkisar 10 sampai dengan 18 orang itu, turun sambil menarik tali yang terhubung dengan jaring ikan. Sementara pawang kembali ke laut untuk mengarah kedua titik para penarik pukat itu.
Tarek beuteuga😁😎😄😎
Hai, hallo @ampon! Telah kami upvote ya.. :}
Terima kasih
Tarek Pukat.
Sebuah tradisi yang tidak akan pernah basi.
Tradisi dari masa ke masa
Yang tak akan pernah habis masa :D
Benar itu
Berarti tak ada salahnya :D
Terimakasih Pak Cek @ampon atas kunjungannya :D
Post yg bagus..
kembali ke laut