Emping dan pemberdayaan
Menurut data yang dipublikasi banyak pihak, jumlah penduduk miskin Pidie mencapai lebih 20%. Ini di atas rata rata Aceh dan nasional. Apa yang salah dengan Pidie? Padahal kabupaten ini merupakan sentra pertanian. Lumbung padi Aceh. Ketika anda punya banyak harta tapi anda hidup miskin. Artinya ada yang salah dengan manajemen hidup anda!
Maka dalam hal ini, miskinnya masyarakat Pidie seperlima dari jumlah penduduk patut diduga ada yang salah urus. Ada komoditas unggulan sebenarnya yang sangat mungkin untuk memberdayakan masyarakat. Sampai saat ini belum terlihat titik fokus misalnya komoditas unggulam selain padi. Padahal ada komoditas penting dan sangat market minded. Komoditas itu adalah Keurupuek mulieng. Komoditas ini belum pernah terdengar jatuh harga. Artinya ini produk unggulan tapi entah di mana pemerintah.
Saya akan membuat kalkulasi bahwa bahwa keurupuk mulieng dengan modal kecil bisa mensejahterakan.
- Komoditas ini tidak kita dengar jatuh harga. Artinya pruduksi diserap pasar.
- Kita hitung dengan harga minimal bahwa harga perkilo di tingkat pengumpul 45ribu/Kg.
- Harga biji melinjau perbambu 15 ribu. Satu bambu biji minimal menjadi 7 ons keurupuk. Biasanya 1 org ibu rumah tangga bisa menghabis 3 bambu biji melinjau menjadi kerupuk. Itu pun sambil mengurus rumah tangga.
Maka 1 orang bisa menghasilkan 2,1 KG kerupuk. Bila diuangkan menjadi 112.500rupiah. Dengan modal hanya 45rb. Ada selisih 67.500 rupiah. Dan ini menjadi penghasilan murni. Bahkan bagi mereka yang menekuni sebagai pengrajin murni bisa menghabiskan 5 bambu biji melinjau perhari. Atau menghasilkan minimal 3,5 Kg perhari. Silahkan hitung berapa penghasilan.
Apa mungkin mereka terpuruk dalam kemiskinan akut? Untuk peralatan kerja seperti wajan, palu dan alas kayu hanya membutuh 500ribu. Itu pun bisa dipakai bertahun tahun.
Saat ini biji melinjau umumnya didatangkan dari luar Aceh. Ini juga sebuah ironi. Pohon melinjau di Pidie tidak produktif disebabkan tidak terawat. Bahkan di banyak tempat telah menjadi semak atau hutan. Sebabnya karena tanpa perawatan. Biji yang jatuh tumbuh dan menjadi semak. Tidak terlihat peran pemerintah dalam hal ini. Jargon penurunan angka kemiskinan tidak terlihat dalam program konkrit dan membumi



letak permasalahannya adalah masyarakat kita ataupun bahkan saya sendiri sangat kurang dalam action, mungkin hanya sebatas hayalan atau inisiatif namun actionnya ketinggalan. Sangat bermanfaat dalam menyadarkan kami @abulaot ...
Tugas mereka yg tercerahkan unt mencerahkan
Not bad 😂😂😂
Thanks haaaa
Puleh rindu ya baca tulesan dron abu
Bacut bacut haaaaa
Tulesan lon nya kadang sama ide Ngon tulesan dron abu
https://steemit.com/indonesia/@bangrully/keripik-ubi-medan-rasa-saree-0dde8e17c9284
Abu laot geuseu mula padee nibak uroe nyoe
Kembali ke asal haaaaaa
Mantap abu
Trimg gaseh
Bereh @abulaot, masih cadas seperti dulu. Kupike hanjeut le neutumuleh, karena kalale bak pehbok
Ka meu careuh gaki teuh ngon jabatan, preh lhueh nyoe haaaaa
Luar biasa @abulaot, lon bri upvote beh ?
Beh haaaaaa
Pidie, daerah penghasilan kerupuk muelieng ternama.
Tinggal meningkatkan nilai tambah
Congratulations @abulaot! You have completed some achievement on Steemit and have been rewarded with new badge(s) :
Click on any badge to view your own Board of Honor on SteemitBoard.
For more information about SteemitBoard, click here
If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word
STOP