ART ARE ARRANGING (Part I)steemCreated with Sketch.

in #artzone8 years ago

ARTS ARE SINGLE
Friends stemians wherever you are, in this post I will tell the story and innate in the engagement event according to the customs of Aceh.

In every engagement ceremony in Aceh Province is generally done according to Islamic law and added customary way according to ability of each party holding ceremony.
In the first stage there is usually a serious dispute between the parents of the candidate to be juxtaposed, then after an agreement between the candidate's parents about the time to hold a follow-up meeting, in this period usually the prospective parent will be accompanied by the guardian and accompanied by the village apparatus respectively, respectively. In this meeting the parents who are accompanied by the guardian and the village officials each discuss in detail about everything closely related to the engagement. This meeting is held at the place of the bride (virgin baroe) and by the bride provides a complete meal with delicious and sumptuous dishes.
from the groom's side come with the guardian and the village apparatus with special equipment related to the engagement event, such as raw materials of beverages and snacks, modest clothing, dowry and the more important is betel nut that has been strung in such a beautiful and beautifully agree with the agreement in the first meeting between the parents of the bride and groom. For now people who are able to string the betel are rare, but still exist, usually for this kind of special order by the prospective groom according to size, willingness model and previous agreement.

Ok friends stemians everything up here and on the next paste I will connect again.

FOLLOW, RESTEEM, UPVOTE AND COMMENTS are highly expected.

Indonesia

SENI MERANGKAI SIRIH
Sahabat stemians sekalian dimanapun anda berada, dalam postingan kali ini saya akan menceritakan kisah dan bawaan dalam acara pertunangan menurut adat istiadat Aceh.

Dalam setiap acara pertunangan di Propinsi Aceh secara umum dilakukan menurut hukum Agama Islam dan ditambahkan cara adat sesuai dengan kemampuan masing-masing pihak yang mengadakan upacara.
Pada tahap pertama biasanya ada pmbicaraan serius antara kedua orang tua calon yang akan disandingkan, kemudian setelah adanya kesepakatan antara orang tua para calon tentang waktu untuk mengadakan pertemuan lanjutan, dalam tahab ini biasanya orang tua calon akan didampingi para wali dan disertai dengan aparatur desa masing-masing. Dalam pertemuan inilah para orang tua yang didampingi oleh wali dan aparatur desa masing-masing membahas secara mendetail tentang segala sesuatu yang berhubungan erat dengan pertunangan. Pertemuan ini dilaksanakan di tempat calon pengantin wanita (dara baroe) dan oleh pihak calon pengantin wanita menyediakan makan lengkap dengan lauk pauk yang lezat dan mewah.
dari pihak calon pengantin pria datang bersama wali dan aparatur desa dengan membawa perlengkapan khusus yang berkaitan dengan acara pertunangan, diantaranya bahan baku minuman dan makanan ringan, pakaian seadanya, mas kawin sekedarnya dan yang lebih utama lagi adalah pinang sirih yang sudah dirangkai sedemikian rupa yang cantik dan indah sesua dengan kesepakatan dalam pertemuan pertama antara para orang tua calon pengantin. Untuk saat sekarang ini orang yang mampu untuk merangkai sirih sudahlah langka, tetapi masih ada, biasanya untuk hal seperti ini dipesan secara khusus oleh pihak calon pengantin pria sesuai dengan ukuran, model kemauannya serta kesepakatan sebelumnya.

Ok para sahabat stemians semuanya sampai disini dan pada pastingan selanjutnya akan saya sambung lagi.

FOLLOW, RESTEEM, UPVOTE DAN KOMENTARNYA sangat diharapkan.

Coin Marketplace

STEEM 0.04
TRX 0.32
JST 0.078
BTC 65309.22
ETH 1721.00
USDT 1.00
SBD 0.41